Kamis, 24 November 2011

kesaksian manusia di Alam Ruh


Kesaksian manusia di Alam Ruh
Allah berfirman :

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “bukankah aku ini tuhanmu?” mereka menjawab: “betul, engkau tuhan kami, kami menjadi saksi.” (kami melakukan yang demikian itu) agar dihari kiamat kamu tidak mengatakan: “sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan tuhan).”
-QS Al A’raf:172-

Sebelum kita didalm rahim ibu kita, kita berada disebuah tempat yaitu alam ruh. Bagaimana rasanya saat kita ada didalam rahim ibu kita? Gak ada yang ingat akan hal yang satu ini. Kita semua dibuat lupa oleh Tuhan (Allah). Lalu setelah kita lahir, orang-orang disekitar kita memberitahu tentang hal seperti ini.
Allah yang telah membuat kita lupa, lalu Allah-lah yang memberitahu kita dalam kitab-nya, tentang persaksian jiwa kita saat masih berada di alam ruh.

Allah berfirman :

Bukankah kami menciptakan kamu dari air (mani) yang hina? Kemudian kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (yaitu rahim), sampai waktu yang ditentukan. Lalu kami tentukan (bentuknya), maka kamilah sebaik-baik yang menentukan.”
-QS Al Mursalat: 20-23-

“Semua bayi terlahir dalam keadaan fithrah, orang tuanyalah yang menjadikan dia Yahudi, Nasrani atau Majusi.”
-HR Muslim-

Bayi manapun yang lahir kedunia ini, adalah dalam keadaan suci, apapun bentuk keluarganya, sekalipun tidak jelas orang tuanya. Tidak ada bayi yang lahir membawa dosa orang tuanya.
Yang membuat bayi itu keluar dari fitrah islam adalah orang tuanya! Orang tuanyalah yang menjadikan dia tidak islam lagi. Apakah itu Yahudi, Nasrani, Majusi, dsb.
Nikmat iman dan nikmat islam adalah nikmat Allah yang paling besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar