Kesaksian
manusia di Alam Ruh
Allah berfirman :
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan anak-anak
Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka
(seraya berfirman): “bukankah aku ini tuhanmu?” mereka menjawab: “betul, engkau
tuhan kami, kami menjadi saksi.” (kami melakukan yang demikian itu) agar dihari
kiamat kamu tidak mengatakan: “sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang
yang lengah terhadap ini (keesaan tuhan).”
-QS Al A’raf:172-
Sebelum
kita didalm rahim ibu kita, kita berada disebuah tempat yaitu alam ruh.
Bagaimana rasanya saat kita ada didalam rahim ibu kita? Gak ada yang ingat akan
hal yang satu ini. Kita semua dibuat lupa oleh Tuhan (Allah). Lalu setelah kita
lahir, orang-orang disekitar kita memberitahu tentang hal seperti ini.
Allah
yang telah membuat kita lupa, lalu Allah-lah yang memberitahu kita dalam
kitab-nya, tentang persaksian jiwa kita saat masih berada di alam ruh.
Allah berfirman :
“Bukankah kami menciptakan kamu dari air
(mani) yang hina? Kemudian kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (yaitu
rahim), sampai waktu yang ditentukan. Lalu kami tentukan (bentuknya), maka
kamilah sebaik-baik yang menentukan.”
-QS Al Mursalat: 20-23-
“Semua bayi terlahir dalam keadaan fithrah, orang
tuanyalah yang menjadikan dia Yahudi, Nasrani atau Majusi.”
-HR Muslim-
Bayi
manapun yang lahir kedunia ini, adalah dalam keadaan suci, apapun bentuk
keluarganya, sekalipun tidak jelas orang tuanya. Tidak ada bayi yang lahir
membawa dosa orang tuanya.
Yang membuat
bayi itu keluar dari fitrah islam adalah orang tuanya! Orang tuanyalah yang
menjadikan dia tidak islam lagi. Apakah itu Yahudi, Nasrani, Majusi, dsb.
Nikmat
iman dan nikmat islam adalah nikmat Allah yang paling besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar