Islam adalah agama yang paling sempurna memiliki 6 komponen iman dan 5 unsur kegiatan islam dikenal sebagi rukun iman dan rukun islam.
“apabila manusia melakukan pendekatan diri kepada Tuhan pencipta mereka dengan bermacam-macam kebaikan, maka mendekatlah engkau dengan akalmu, niscahya engkau merasakan nikmat yang lebih banyak, yaitu dekat dengan manusia didunia dan dekat dengan Allah di akhirat”
-Al Hadis-
Islam bukan hanya peraturan dan hukum-hukum, melainkan juga ilmu, cinta kasih, dan yang paling mengesankan lagi bahwa kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual ternyata mengikuti konsep Rukun iman, Rukun islam dan Ihsan yang menjad dasar agama islam. Minjem sedikit dari istilah DR Ali Shariati, seorang intelektual muslim, yang mengatakan bahwa: manusia adalah makhluk dua-dimensi yang membutuhkan penyelarasan kebutuhan akan kepentingan dunia dan akhirat.
Liat-liat sedikit dari bapak Ary Ginanjar Agustian
Bukan Al-Qur’an untuk islam
Bukan dunia untuk islam
Tapi Al-Qur’an dan Islam untuk dunia
Islam merindukan perdamaian dan kebahagiaan sejati,
Bersama dengan yang lain
(Jakarta, 15 juni 2000) 12 Rabiul nAwal 1421 H
(Jakarta, 15 juni 2000) 12 Rabiul nAwal 1421 H
Rasulullah menjawab,
“beribadah kepada Allah Azza Jalla seakan-akan engkau melihat-nya dan seandainya engkau tidak dapat melihat-nya, engkau yakin bahwa dia melihatmu”
-HR Bukhari Muslim-
Ukuran tubuhmu tidak penting: Ukuran otakmu cukup penting, Ukuran hatimulah yang terpenting (BC Gorbes)
Banyak contoh disekitar kita membuktikan bahwa memiliki kecerdasan otak sudah cukup bagi dirinya, padahal itu tidak. Memiliki kecerdasan otak saja, memiliki gelar tinggi, belum tentu sukses berkiprah didunia pekerjaan. Seringkali justru yang berpendidikan formal lebih rendah, banyak yang ternyata mampu lebih berhasil.
Kebanyakan program pembelajaran/pendidikan hanya berpusat pada padda kecerdasan akal, padahal diperlukan pula bagaimana mengembangkan kecerdasan emosi seperti : ketangguhan, inisiatif, optimism, kemampuan beradaptasi.
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhan-mulah yang maha pemurah. Yang mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”
-QS Al ‘Alaq (Segumpal Darah) 96:1-5-
“Maka hadapkanlah wajahmu dengan mantap kepada agama, menurut fitrah Allah yang telah menciptakan fitrah itu kepada manusia. Tiada dapat diubah (hukum-hukum) ciptaan Allah. Itulah agama yang benar, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.”
-QS Ar Ruum (Bangsa Romawi) 30:30
Khusus kepada kedua orangtua saya, sebagai sumber kehidupan saya, pembimbing utama hidup saya, pendidik saya, yang selalu mendukung saya dan memotifasi saya. Merekalah yang membesarkan serta mendidik saya untuk mampu bersikap terbuka, kreatif, berani dan bijaksana. Mereka memiliki peran sangat penting dan tak terhingga, hingga rasanya ucapan terimakasih saja tidak akan pernah cukup untuk menggambarkan wujud penghargaan saya.
Khusus kepada kakak-kakak saya sayekti mufi lestari dan klistantiyo setio nugroho yang selalu mendukung dan meng-suport saya untuk jadi lebih baik dan sebagai pendorong semangat saya.
Buat sahabat saya umi ma’rifatul yang membuat sadar saya betapa pentingnya muslimah berjilbab, yang telah member saya pemikiran secara mendasar dan banyak memberi saya kekuatan motivasi yang tak ternilai.
Dan untuk semua orang lainnya yang membaca disitus saya.
Saya ingin memberikan penghargaan dan rasa terimakasih yang tiada terhingga.
Hanya Allah jua yang mampu membalasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar